Jumat, 23 Januari 2015

SAHABAT

Persahabatan yang sempurna sangatlah sulit ditemukan dan didapatkan karena dalam perjalanannya akan ada berbagai goncangan yang menghantuinya, bukan hanya satu atau dua kali saja akan tetapi berkali-kali dan berliku-liku tantangan tersebut akan muncul baik diawal pertemenan maupun sudah lama  berteman. Olehnya itu, dibutuhkan suatu formulasi yang cerdas dan tepat untuk selalu menghadirkan benteng pertahanan agar sikap persahabatan tidak rapuh dan keropos seperti kayu yang dihinggapi oleh rayap. Dibawah ini beberapa ungkapan dan lontaran kata mutiara persahabatan yang bisa dijadikan pegangan yang kuat agar tali persahabatannya tidak goyang, tumbang dan hancur diterpa oleh alam liar.

“Awal kita bertemu saya sangat membencimu, namun disaat aku melihat ada kekuatan cinta dan kasih sayang didalam dirimu hatiku menjadi rapuh dan melebur untuk berkumpul bersamamu untuk selamanya. Kamu itu tak lebih dari saudara dan tak kurang dari teman. Ketika saya mulai mengenalmu semua bentuk kebahagian selalu menamparku, dan segala bentuk kesusahan berlari untuk menjauh dariku. Kamu memang sahabatku yang utama dan paling pertama. Tak dapat kulupakan segala kebaikanmu. Semua kesalahan yang kamu perbuat itu menjadi satu kebaikan. Kuhanya berdoa semoga persahabatan kita ini abadi disisi-Nya”

“Sahabat adalah wujud nyata kembaran dari dirimu. Dia akan datang ketika kamu bersikap lembut, dan dia juga akan tiba ketika kamu bersikap kasar. Percayalah bahwa Hal yang demikian akan muncul dimanapun kamu berada karena kamu tidak pernah pisah dengan bayangannmu kecuali kamu telah meninggalkan dunia. Dengan begitu, perbaikilah watakmu supaya yang datang padamu juga berwatak sepertimu. Entah itu lewat teman sekolahmu, kampusmu, kerjamu ataupu oragnisasimu. Sadarilah bahwa bayanganmu akan selalu setia dengan mu”

“Sahabat itu bagaikan tumbuhan dan tanah yang subur selalu tumbuh dan bercabang hingga memberikan manfaat disekitarnya karena bunga dan buahnya selalu dipetik. Dia tak akan pernah layu walau tak disirami dengan air, karena mineral-mineral yang terkandung dalam tanah itu adalah hati yang penuh dengan dzikrullah, saling mendorong untuk tumbuh dan berkembang dengan kekuatan lillahi ta’ala”

“Cintailah sahabatmu seperti kamu mencintai dirimu sendiri, jika sahabatmu merasa kesakitan maka kamu juga harus ikut kesakitan, jika sahabatmu mendapatkan kebahagiaan maka kamu juga harus ikut bahagia, jika sahabatmu menjijing beban yang berat maka temuailah dan jinjinglah sama-sama agar terasa ringan, jika sahabatmu menemui api maka bawakanlah dia air sebagai pemadamnya, jika kamu berbau farfum maka semprotkanlah juga kesahabatmu supaya kamu sama-sama menikmati aroma dan baunya, jika sahabatmu menginjak duri maka rawatlah dia dan jauhkanlah duri itu dari sahabatmu dan kamu sendiri” 

“Persahabatan adalah suatu ikatan batin yang tumbuh dengan sendirinya tanpa paksaan dan tekanan. Dia tidak dibuat tetapi tercipta tanpa campur tangan dari siapapun. Dia berjalan natural dan tertiup halus menembus kuncup daun yang tak akan terbang namun melambai-lambai secara merdu. Akan tumbang jika alam tak berpapasan. Namun, akan kembali bertunas jika cahaya terang berupa rindu dan cinta kembali muncul dialamnya” 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar