Persahabatan yang sempurna sangatlah sulit ditemukan dan didapatkan
karena dalam perjalanannya akan ada berbagai goncangan yang
menghantuinya, bukan hanya satu atau dua kali saja akan tetapi
berkali-kali dan berliku-liku tantangan tersebut akan muncul baik diawal
pertemenan maupun sudah lama berteman. Olehnya itu, dibutuhkan suatu
formulasi yang cerdas dan tepat untuk selalu menghadirkan benteng
pertahanan agar sikap persahabatan tidak rapuh dan keropos seperti kayu
yang dihinggapi oleh rayap. Dibawah ini beberapa ungkapan dan lontaran
kata mutiara persahabatan yang bisa dijadikan pegangan yang kuat agar
tali persahabatannya tidak goyang, tumbang dan hancur diterpa oleh alam
liar.
“Awal kita bertemu saya sangat membencimu,
namun disaat aku melihat ada kekuatan cinta dan kasih sayang didalam
dirimu hatiku menjadi rapuh dan melebur untuk berkumpul bersamamu untuk
selamanya. Kamu itu tak lebih dari saudara dan tak kurang dari teman.
Ketika saya mulai mengenalmu semua bentuk kebahagian selalu menamparku,
dan segala bentuk kesusahan berlari untuk menjauh dariku. Kamu memang
sahabatku yang utama dan paling pertama. Tak dapat kulupakan segala
kebaikanmu. Semua kesalahan yang kamu perbuat itu menjadi satu kebaikan.
Kuhanya berdoa semoga persahabatan kita ini abadi disisi-Nya”
“Sahabat adalah wujud nyata kembaran dari
dirimu. Dia akan datang ketika kamu bersikap lembut, dan dia juga akan
tiba ketika kamu bersikap kasar. Percayalah bahwa Hal yang demikian akan
muncul dimanapun kamu berada karena kamu tidak pernah pisah dengan
bayangannmu kecuali kamu telah meninggalkan dunia. Dengan begitu,
perbaikilah watakmu supaya yang datang padamu juga berwatak sepertimu.
Entah itu lewat teman sekolahmu, kampusmu, kerjamu ataupu oragnisasimu.
Sadarilah bahwa bayanganmu akan selalu setia dengan mu”
“Sahabat itu bagaikan tumbuhan dan tanah
yang subur selalu tumbuh dan bercabang hingga memberikan manfaat
disekitarnya karena bunga dan buahnya selalu dipetik. Dia tak akan
pernah layu walau tak disirami dengan air, karena mineral-mineral yang
terkandung dalam tanah itu adalah hati yang penuh dengan dzikrullah,
saling mendorong untuk tumbuh dan berkembang dengan kekuatan lillahi
ta’ala”
“Cintailah sahabatmu seperti kamu
mencintai dirimu sendiri, jika sahabatmu merasa kesakitan maka kamu juga
harus ikut kesakitan, jika sahabatmu mendapatkan kebahagiaan maka kamu
juga harus ikut bahagia, jika sahabatmu menjijing beban yang berat maka
temuailah dan jinjinglah sama-sama agar terasa ringan, jika sahabatmu
menemui api maka bawakanlah dia air sebagai pemadamnya, jika kamu berbau
farfum maka semprotkanlah juga kesahabatmu supaya kamu sama-sama
menikmati aroma dan baunya, jika sahabatmu menginjak duri maka rawatlah
dia dan jauhkanlah duri itu dari sahabatmu dan kamu sendiri”
“Persahabatan adalah suatu ikatan batin
yang tumbuh dengan sendirinya tanpa paksaan dan tekanan. Dia tidak
dibuat tetapi tercipta tanpa campur tangan dari siapapun. Dia berjalan
natural dan tertiup halus menembus kuncup daun yang tak akan terbang
namun melambai-lambai secara merdu. Akan tumbang jika alam tak
berpapasan. Namun, akan kembali bertunas jika cahaya terang berupa rindu
dan cinta kembali muncul dialamnya”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar